Penggolongan Anion dan kation

Hamasah...hamasah..hamasah... Kembali lagi dengan catatan yang masih menyangkut dengan hal berbau “Kimia”
bukan sulap bukan sihir,, tapi saya disini mau menjelaskan tentang penggolongan anion dan kation....
woww..bagaimanakah membedakan itu? Yuckkk....dibacaa..dibacaa...dibacaa...
Kation adalah ion yang bermuatan positif (ion logam), sedangkan anion adalah ion yang bermuatan negatif.
Ion satu dengan yang lainnya dapat dibedakan karena tiap ion mempunyai reaksi kimia spesifik..seperti contoh:
·         Kation Ag+ dan Pb2+, keduanya bereaksi dengan Cl- membentuk endapan putih AgCl dan PbCl, untuk membedakannya kedua endapan tersebut dipanaskan, maka AgCl tetap sebagai endapan sedangkan PbCl2 larut dalam keadaan panas.
·         Anion SO32- dan SO42-, direaksikan dengan Ba2+ mengendap berwarna putih, dapat dibedakan dengan mereaksikan anion-anion tersebut dengan K2Cr2O7 diasamkan dengan H2SO4 (pada kertas)  maka ion SO32- memberikan warna hijau, sedangkan ion SO42- tidak memberikan reaksi demikian.
Banyak reaksi ion yang sama dan hampir sama satu dengan yang lainnya, tetapi salah satu reaksinya akan berbeda.
Kation dan Anion merupakan penyusun suatu senyawa, sehingga untuk menentukan jenis zat atau senyawa tunggal secara sederhana dapat dilakukan dengan menganalisa jenis kation dan anion yang dikandungnya.
Contoh: Suatu zat tunggal tidak diketahui jenisnya (tanpa etiket). Zat direaksikan dengan H2SO4, terjadi endapan berwarna putih yang tidak larut dalam air raja, berarti kation yang dikandungnya adalah Ba2+.
Zat direaksikan dengan Pb (NO3)2, terjadi endapan putih yang larut jika dipanaskan. Berarti anion yang dikandungnya adalah Cl-.
Nah...dari hasil reaksi tersebut ion yang terkandung adalah :
-          Kation   : Ba2+
-                     Anion    : Cl-
Maka senyawanya adalah BaCl2
Itu salah satu cara mengetahui penggolongan anion dan kation. Semoga bermanfaat dalam mengejar ilmu... ^_^



Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar